Jumat, 31 Agustus 2018

Tepang Sono KAGAMA KABORA

Semua yang terjadi atas kehendak-Nya, tak ada yang luput sedikitpun dari skenarioNya. Bahkan sehelai daun kering yang terbang tertiup angin kemudian jatuh di tengah sebuah kolam di Kebun Raya nan luas dg jutaan jenis flora.. Sudah dlm ketetapan-Nya.
Tidak bisa dipungkiri, manakala ingkar, ia akan tumbuh mjd sikap sombong lagi takabur..
Terimakasih tak terhingga atas ikhtiar dan kerja kerasnya seluruh panitia Tepang Sono KAGAMA Komunitas Bogor Raya dan semua yang terlibat sehingga acara ini bisa berlangsung meriah, guyub, rukun penuh kebahagiaan dan sukses menghadirkan Bpk. Paripurna selaku Wakil Rektor UGM saat ini yang mewakili undangan Rektor (Bpk. Panut Mulyono) juga menghadirkan para pengabdi rakyat, yaitu: Bpk. Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jateng sekaligus Ketua PP KAGAMA, Walikota Bogor Bp. Bima Arya selaku tuan rumah kota Bogor dan Bp. Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta yang barusaja dilantik selaku tokoh KAGAMA, sungguh luar biasa bisa berkenan hadir menyempatkan diri meluangkan waktunya dalam acara TS ini. Saya terharu, saya salut dan sekaligus bahagia, karena semua kegiatan ini bis a berjalan lancar. Tidak ada hujan meskipun kita tahu setiap hari Bogor diguyur hujan lebat dalam seminggu itu.. Masyaallah kerja keras panitia ini insyaallah mendapatkan pahala dari Allah Swt. 
Niat baik nan tulus demi menjalin silaturrahim keluarga besar KAGAMA Komunitas Bogor Raya.

Salam rukun, bermanfaat dan penuh cinta...


Antonius Aribowo
(Ketua Panitia Tepang Sono KAGAMA Komunitas Bogor Raya 2017)

Berikut foto-foto mulai dari persiapan / rapat sampai ke hari H acara :















Halal bi Halal Kabora - 2018

Bersama sebagian keluarga besar Kabora (Kagama Bogor Raya) dalam Halal bi Halal Kagama Bogor Raya 1439H/2018. Senang bisa bertemu alumni lintas angkatan dan fakultas. Tak lupa yg sesama fakultas tetap exist, Kagama Farmasi 90-an sd 2000-an walau hanya berlima. Jaya selalu Kagama Bogor Raya. Guyub, rukun, migunani.


Koperasi KAGAMA Kabora (Komunitas Bogor Raya)

Pada hari Sabtu 17 Maret 2018, Kagama Bogor Raya secara resmi telah menerima penyuluhan atau bimbingan teknis dari Dinkop – UMKM Kota Bogor sebagai tindak lanjut pembuatan Koperasi Kagama Bogor Raya. Acara ini dilakukan secara sederhana di Risollaku, Semplak, Bogor yang juga dihadiri kurang lebih 20 orang alumni UGM di wilayah Bogor Raya. Pada kesempatan tersebut, Bapak Ali selaku perwakilan dari Dinkop – UMKM berpesan agar Kagama Bogor Raya dapat mendirikan koperasi yang terkualifikasi sesuai syarat, menjalankan dengan profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, serta turut serta dalam mensukseskan program-program pemerintah khususnya dalam hal koperasi dan UMKM. Mewakili dari pengurus Kagama Bogor Raya, Bapak Prof. Hardjanto, Bapak Antonius Aribowo dan Bapak Eko Suwardiyanto yang juga selaku tuan rumah menyambut baik penyuluhan ini dan bersama anggota lainnya yang hadir sangat antusias dalam mendirikan Koperasi Kagama Bogor Raya ini.
Lalu mengapa Koperasi?

Semua bermula dari sharing dengan Ibu Nia selaku Ketua Koperasi Kagama Banten yang pernah berbagi kisah suksesnya dalam mendirikan dan mengembangkan Koperasi Kagama Banten. Rupanya hal ini menyulut semangat Kagama Bogor Raya untuk turut mendirikan koperasi yang kemudian diinisiasi dan dimotori oleh Bapak Antonius Aribowo. 



Tak perlu waktu lama setelahnya, Kagama Bogor Raya mengajukan pendirian koperasi kepada Dinkop – UMKM yang turut didukung oleh 26 pendiri lainnya. Pada dasarnya, Kagama Bogor Raya memang telah bertekad untuk turut aktif dalam gerakan ekonomi rakyat khususnya di wilayah Bogor dan harapannya melalui koperasi ini, akan dapat mewujudkan tekad tersebut. Kagama Bogor Raya dalam menjalankan dan mengembangkan koperasi ini nantinya akan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Akhirnya, Kagama Bogor Raya yang terdiri dari kurang lebih 300an anggota ini, mohon doa restu agar pendirian koperasi dapat berjalan lancar dan semoga apa yang dilakukan Kagama Bogor Raya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Bogor Raya khususnya dan juga sebagai bentuk pengabdian pada bangsa dan negara pada umumnya.